Sejarah

Halaman ini berisi informasi tentang sejarah awal mula kami

Salam Sejahtera untuk Kita Semua.

Selamat Datang di Website Resmi SMP Strada Santa Anna.

Sebagai bagian dari Perkumpulan Strada, kami berkomitmen menghadirkan pendidikan yang berlandaskan lima nilai dasar: Pelayanan, Kejujuran, Disiplin, Kepedulian, dan Keunggulan. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi dalam mendampingi peserta didik untuk bertumbuh menjadi pribadi yang cerdas, peduli, mandiri, berkarakter, dan cinta tanah air.

Sejalan dengan perkembangan zaman, SMP Strada Santa Anna terus bertransformasi sebagai Sekolah Modern melalui pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, pemanfaatan teknologi, lingkungan belajar yang dinamis dan kolaboratif, serta penguatan kemampuan berbahasa Inggris.

Bagi kami, Sekolah Modern bukan sekadar tentang teknologi dan fasilitas, tetapi tentang cara belajar, cara berpikir, dan budaya sekolah yang terus bertumbuh, dengan tetap berakar pada nilai-nilai Strada.

Mari bersama-sama menjadikan SMP Strada Santa Anna sebagai ruang bertumbuh, tempat setiap anak menemukan potensi, membangun karakter, dan mempersiapkan diri untuk masa depan.

Bertumbuh bersama, bertransformasi dengan nilai, dan unggul dalam pelayanan.

Salam hangat,

Kepala SMP Strada Santa Anna

Sejarah SMP Strada Santa Anna

SMP Strada Santa Anna merupakan salah satu satuan pendidikan di bawah naungan Perkumpulan Strada, yang berlokasi di Jalan Laut Arafuru Kav. TNI AL, Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur. Secara kelembagaan, sekolah ini berstatus swasta dan memiliki NPSN 20108928. Data resmi pendidikan pemerintah mencatat bahwa sekolah berada di bawah naungan Yayasan Perkumpulan Strada.

SMP Strada Santa Anna mulai berdiri pada 1 Juli 1987. Sementara itu, secara administratif, dokumen pemerintah mencatat SK Pendirian Nomor 1575/I01/5a/F.87 tanggal 16 September 1987. Dengan demikian, tahun 1987 dapat dipandang sebagai tonggak awal keberadaan SMP Strada Santa Anna sebagai lembaga pendidikan tingkat sekolah menengah pertama di kawasan Duren Sawit.

Keberadaan SMP Strada Santa Anna tidak dapat dilepaskan dari perkembangan Perkumpulan Strada sebagai lembaga pendidikan yang mengelola berbagai satuan pendidikan. Dalam konteks tersebut, sekolah tidak hanya menjalankan fungsi pembelajaran akademik, tetapi juga menjadi bagian dari tradisi pendidikan Strada yang menempatkan pembentukan karakter, kehidupan bersama, tanggung jawab, dan pengembangan peserta didik sebagai bagian penting dari proses pendidikan.

Secara administratif, sekolah memperoleh izin operasional dengan SK Nomor 955/I.851.58 tanggal 24 Maret 2008. Data pemerintah juga mencatat bahwa SMP Strada Santa Anna telah memperoleh akreditasi A. Informasi ini menunjukkan adanya perkembangan kelembagaan yang berlangsung secara bertahap dari pendirian sekolah menuju penguatan status operasional dan mutu pendidikan.

Dalam perkembangannya, SMP Strada Santa Anna mempertahankan identitasnya sebagai bagian dari komunitas pendidikan Strada. Identitas tersebut tercermin melalui pengenalan Kestradaan, Mars Perkumpulan Strada, pembentukan karakter, kegiatan sosial dan keagamaan, kegiatan ekstrakurikuler, serta keterlibatan orang tua dalam kehidupan sekolah. Dokumentasi kegiatan sekolah menunjukkan bahwa hubungan antara sekolah, peserta didik, orang tua, dan komunitas menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan pendidikan. 

Pada perkembangan mutakhir, sekolah juga mengarah pada transformasi menuju sekolah yang lebih modern, adaptif, dan berdaya saing. Buku Panduan Akademik SMP Strada Santa Anna Tahun Pelajaran 2026/2027, misalnya, memperlihatkan adanya penguatan aspek kurikulum, tata tertib, kelas modern, pemanfaatan teknologi, layanan peserta didik, serta kemitraan antara sekolah dan orang tua.

Dengan demikian, perjalanan SMP Strada Santa Anna dapat dipahami sebagai proses perkembangan kelembagaan yang berlangsung sejak 1987 hingga sekarang, dari sebuah satuan pendidikan yang hadir untuk memenuhi kebutuhan pendidikan masyarakat di kawasan Duren Sawit menjadi bagian dari ekosistem pendidikan Strada yang terus beradaptasi dengan perubahan sosial, teknologi, dan kebutuhan pembelajaran peserta didik. Secara historis, kesinambungan tersebut memperlihatkan bahwa identitas sekolah tidak hanya dibangun melalui usia kelembagaan, tetapi juga melalui upaya mempertahankan nilai pendidikan Strada sekaligus merespons tuntutan pendidikan kontemporer.