Memasuki tahun ajaran baru merupakan awal dari perjalanan penting bagi setiap peserta didik, khususnya bagi siswa kelas VII yang sedang beradaptasi dengan lingkungan belajar di jenjang Sekolah Menengah Pertama. Perubahan dari dunia sekolah dasar menuju SMP tidak hanya menghadirkan tantangan baru dalam bidang akademik, tetapi juga menuntut peserta didik untuk mengembangkan kemandirian, tanggung jawab, kemampuan bersosialisasi, serta karakter yang semakin matang. Dalam proses tersebut, dukungan dan kerja sama yang erat antara sekolah dan orang tua menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang positif dan kondusif bagi tumbuh kembang peserta didik.

Sebagai wujud komitmen dalam membangun kemitraan yang harmonis dengan orang tua, SMP Strada Santa Anna menyelenggarakan Forum Komunikasi (FORKOM) Orang Tua/Wali Peserta Didik Kelas VII pada awal tahun ajaran. Kegiatan yang diadakan pada hari Sabtu, 11 Juli 2026 bertempat di Aula Strada Kompleks Duren Sawit. Tema yang diangkat adalah “Bersama Berpikir, Bersatu Bertindak, Mewujudkan Kelas yang Lebih Baik” yang menggambarkan keberhasilan pendidikan merupakan hasil dari kerja sama seluruh pihak yang terlibat, yaitu sekolah, orang tua, dan peserta didik. Melalui semangat kebersamaan, setiap pihak diajak untuk memiliki visi yang sama dalam mendukung perkembangan peserta didik, baik dalam aspek akademik, karakter, maupun keterampilan sosial. Dengan saling berbagi gagasan, berdiskusi secara terbuka, dan memahami peran masing-masing, setiap tantangan yang muncul dapat dihadapi melalui solusi yang disepakati bersama.

Sekitar pukul 08.00 pagi, acara dimulai dengan diawali doa pembuka, dilanjutkan dengan lagu Indonesia Raya dan Mars Perkumpulan Strada. Sesi pemaparan materi pertama dibawakan oleh moderator yang juga menjabat sebagai Plt Kepala SMP Strada Santa Anna, Ibu Erna Putri Astuti, S. Pd. Beliau mengawali sesi ini dengan sambutan ramah yang ditujukan kepada orang tua dan wali murid, memperkenalkan para guru beserta formasinya serta menyampaikan berbagai informasi mengenai SMP Strada Santa Anna. Selanjutnya, materi mengenai kesiswaan dibahas, mencakup tata tertib sekolah, kegiatan ekstrakurikuler, jenis-jenis sanksi, serta penyuluhan terkait kasus yang mungkin terjadi selama proses pembelajaran.

Kemudian, sesi ketiga diisi oleh pemaparan dari Ibu Lusia Rusmiyati, S. Pd, yang menjabat sebagai Wakil Kepala Bidang Kurikulum SMP Strada Santa Anna. Dalam pemaparan tersebut, beliau menyampaikan berbagai informasi yang berkaitan dengan kurikulum. Beberapa di antaranya termasuk jam belajar, proporsi antara intrakurikuler dan ekstrakurikuler, jadwal serta agenda pembelajaran yang efektif bagi siswa, serta informasi penting lainnya di bidang kurikulum.

Selanjutnya, pemaparan dilanjutkan mengenai sisi keuangan sekolah yang disampaikan oleh Mas Theodorus Median Brahmantyo, A. Md, Ak.,CAP, atau yang lebih dikenal dengan panggilan Mas Theo, yang bertugas sebagai Tata Usaha Keuangan SMP Strada Santa Anna. Dalam pemaparannya, Mas Theo memberikan penjelasan mengenai poin-poin penting yang berkaitan dengan keuangan sekolah, seperti proses pendebetan, pembayaran uang pangkal dan SPP, serta beberapa hal lainnya yang berkaitan dengan masalah keuangan sekolah.

Setelah sesi pemaparan materi selesai, kegiatan berlanjut dengan sesi tanya jawab. Antusiasme orang tua atau wali murid yang terlihat sangat tinggi, tercermin dari banyaknya pertanyaan yang diajukan selama sesi ini. Dalam kesempatan ini, Ibu Yosefina Maria Dolorosa Tukan, S. Pd, selaku guru Bimbingan Konseling, juga berperan aktif untuk menekankan poin-poin penting serta esensinya dalam bidang bimbingan dan konseling untuk siswa. Ini penting bagi orang tua dan wali murid untuk memahami agar dapat memberikan feedback yang baik kepada sekolah, sehingga sekolah dapat mengambil langkah serius dalam menangani masalah emosional siswa, baik di sekolah maupun dalam lingkungan keluarga.

Salam SSA!

Salam AMDG!